RSS

Tag Archives: Teladan

Pertanyaan Seorang Anak 6,5 Tahun

ImageLiburan yang paling menyenangkan itu bersama keluarga dan sahabat sahabat terdekat kita. Nyaman ketika mereka bersama kita, dan beban beban rutinitas itu seperti lenyap. Banyak hal hal kecil yang menarik untuk dibagi, seperti halnya percakapan saya dengan seorang anak berusia 6, 5 tahun. Orang – orang menyebutnya anak saya, tapi bocah innocent ini adalah adik kandung saya sendiri -.-“

Usia 6 tahun mungkin merupakan usia dimana seorang anak ingin tahu jawaban setiap pertanyaan dan kejadian yang dia lihat. Berusaha ‘ ngeles’ seperti apa juga pasti dikejar sampai si bocah merasakan kepuasan. Kita yang harus pandai pandai menata bahasa agar mudah dicerna dan dipahamai oleh anak.

Tepatnya kemarin malam, sekitar pukul 20.00 . Adik berumur 6,5 tahun dan saya duduk manis depan televisi yang menayangkan film Spiderman. Tiap nonton televisi dia selalu berkomentar atau bernarasi tentang cerita yang dia lihat, tapi malam ini beda. Tiba tiba dia nyeletuk bertanya,

Adek : Mas, sampeyan kapan nikah?

Saya : …..(Kaget bingung mau jawab apa)

Adek : Maaaas, ditanyain kok diem. Sampeyan kapan nikah?

Saya : Kenapa emangnya dek? Mas nunggu penempatan dulu

Adek : Emang kapan penempatan? Masih lama ye?

Saya : Nggak tau, masih nunggu pengumuman

Adek : Kok nggak tau? Berapa minggu lagi mas?

Saya : Nggak tau deeeek (mulai gregetan)

Adek : Aku pengen adek o maas 😦

Saya : ………..

Adek : Ndang nikah to mas, aku pengen punya adek o, katanya kalau aku minta ibuk, ibuk  udah tua udah nggak bisa punya adek, aku minta mas kukuh aja yang udah kerja yaa

Saya : (menelan ludah) Lhoo kok mintanya ke mas to dek, coba tanya mas Adi

Adek : Mas adi lho masih SMA, mesti sama ibuk nggak boleh nikah, mas kukuh aja yang udah kerja, nanti aku dikasih adek 😀

Saya : Uda malem dek, bobok gih besok sekolah 😀

……………………………………………………………………………………………………………………….

Pertanyaan yang sebenarnya tidak pernah saya pikir bakal muncul dari anak berumur 6,5 tahun. Simpel cara dia bertanya, tapi cara menjawabnya membuat seorang mesti berpikir agar jawaban mudah dipahami si anak. Saya juga heran, seorang anak umur 6,5 tahun  sudah mengerti untuk mempunyai adik harus melalui tahapan menikah. 

Seperti alat perekam yang sudah menyala, anak ini sudah siap merekam setiap percakapan dan perbuatan. Bahkan ketika kita memberikan janji, sampai kemana juga pasti akan dikejar dan dituntut untuk memenuhinya. 
Siapa lagi yang akan dijadikan teladan kalau bukan orang yang di sekitarnya 🙂

 

 

 

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on April 24, 2013 in Uncategorized

 

Tags: , ,