RSS

Belajar dari Sambung Pucuk

14 Nov

Pernah mendengar istilah sambung pucuk? Sambung pucuk merupakan cara pengembangbiakan tanaman dengan menyambung salah satu bagian tanaman ke pohon lain sehingga diperoleh berbagai macam bunga atau buah dalam satu pohon. Namun, tanaman yang sudah dilakukan sambung pucuk memerlukan perawatan sangat yang khusus. Ada beberapa bagian yang harus hilang, dan beberapa bagian yang tidak kuat melewati proses terpaksa harus mengering dan mati.

Begitu juga dengan hidup, untuk mencapai sebuah keadaan yang lebih baik dan mulia, tak hanya membutuhkan kerja keras, butuh kesabaran dan beberapa pengorbanan. Layaknya tanaman yang dilakukan sambung pucuk, semua tunas dan mahkotanya harus dipangkas terlebih dulu. Bagian ujungnya harus terisolasi dan terbungkus plastik. Bersaing dengan cabang – cabang yang lain untuk mendapatkan suplai air dari akar. Yang tidak kuat harus mengering dan mati, namun yang tegar dan mampu melewati proses mulai menunjukkan tunas baru dengan keindahan mahkota barunya.

Dari 10 cabang yang dilakukan sambung pucuk, hanya 3 cabang yang mulai menunjukkan tunas dengan mahkota barunya. Beberapa mulai mengering dan mati bahkan cabang yang lainya memilih untuk membentuk tunas dengan mahkota yang sama. Sesulit itukah untuk menjadi lebih indah? Dalam hal ini, Akal pikiran kita yang berperan sangat penting. Akal kita yang akan bekerja untuk memilih jalan dan mencari solusi setiap ujian yang kita hadapi. Selamat beraktivitas saudaraku!! 😀

Advertisements
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: