RSS

Emansipasi Wanita Modern

13 Jan

Istilah emansipasi sudah dikenal sejak zaman perjuangan kemerdekaan. Sebuah perjuangan untuk menuntut hak pendidikan, hak politik dan persamaan derajat untuk seorang wanita. Pahlawan nasional wanita yang terkenal dengan buku berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang dan masyarakat mengenalnya dengan sebutan R.A Kartini. Seorang pahlawan yang telah memperjuangkan hak wanita pada saat masa penjajahan dengan gigih dan pantang menyerah. Dia memperjuangkan hak wanita dalam memperoleh pendidikan. Dia memperjuangkan hak wanita dalam memperoleh hak politik. Dia memperjuangkan hak wanita yang dulu selalu dipandang lebih rendah daripada derajat seorang pria. Melalui buku yang ditulisnya dan usaha usahanya, dia mampu mengubah keadaan wanita saat itu. Bahkan pemerintah pun mengakui kegigihan usahanya dengan menetapkan tanggal 21 April sebagai hari Kartini. Tapi itu dulu……

Sedikit kita buka jendela mata, kita lihat keadaan wanita sekitar kita. Banyak wanita yang sudah benar dalam mengartikan makna sebuah emansipasi yang dilakukan R.A Kartini, tapi tidak sedikit juga wanita yang masih salah dalam mengartikan makna emansipasi. Jujur saja, ketika kebosanan muncul, sering saya sempatkan untuk mampir di sebuah warung dekat kosan yang terkenal dengan bubur kacang ijo. Di warung inilah saya mengamati dan melihat sepasang suami istri yang justru saling berbagi sebungkus rokok. Tanpa ada rasa malu   si istri menyalakan rokok di samping suaminya, dan si suami pun tak ada niatan sama sekali untuk mencegah dan justru menikmati canda dan tawa dengan pengunjung warung burjo –” Ketika pengunjung mulai berganti sekelompok remaja wanita, hal ganjil juga masih terjadi lagi. Kali ini seorang perempuan dengan umur yang masih seusia anak SMA dengan tegas mengambil sebuah korek gas, dan menyalakan sebatang rokok yang dimiliki –” . Bahkan tidak sedikit yang mengeluarkan kata kata kotor dengan suara keras. Inikah perilaku wanita  timur yang terkenal sopan dan ramah?

Mungkin urat malu yang sudah diberikan oleh Tuhan, sudah putus oleh perilaku perilaku yang dilakukan manusia. Dan mungkin sebuah pemikiran tentang persamaan wanita dan laki-laki sudah melenceng jauh dari perjuangan Kartini. Yang diperjuangkan R.A Kartini adalah perjuangan hak pendidikan dan hak politik. Seorang wanita diberikan kesempatan untuk duduk dalam sebuah pendidikan tanpa ada batasan gender. Seorang wanita diberikan kesempatan untuk duduk dalam dunia politik tanpa ada batasan gender. Itulah yang ditekankan dalam  perjuangan R.A Kartini, bukan berarti dalam semua aspek perempuan dan laki-laki itu harus sama. Tuhan saja menciptakan laki-laki dan perempuan dengan tujuan mulia, tapi kenapa sebagai makhluk justru kita salah menggunakan tujuanNya?? Sangat disayangkan, Seorang wanita adalah seorang calon ibu. Seorang yang melahirkan anak yang soleh dan solehah seharusnya menjadi kunci dan panutan dalam sebuah keluarga. Ketika seorang calon Ibu sudah buruk perilakunya, sudah sangat jelas kalau anak anaknya juga akan menjadi buruk perilakunya. Jatuhnya buah tidak pernah jauh dari pohonya….

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on January 13, 2012 in Cerita Hidup

 

2 responses to “Emansipasi Wanita Modern

  1. saidialhady

    January 21, 2012 at 12:56 pm

    Setuju sekali. Emansipasi yang diperjuangkan Kartini telah banyak disalah artikan. Mudah2an pemikiran kaum2 perempuan semakin terbuka akan emansipasi ini.. 🙂

    Salam Blogger STAN!
    Ditunggu kunjungannya.. 🙂

     
    • Kukuh Prasetya Wibawa

      January 22, 2012 at 6:48 am

      wah, kayaknya mas yang satu ini uda jago nge blog 😀
      sukses buat blognya, izin share link blognya bos

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: